Meskipun dalam dua tahun terakhir ini bisnis properti mengalami perlambatan namun bisnis properti tetap menjanjikan keuntungan yang cukup banyak. Namun untuk pebisnis pemula, hal ini terdengar mustahil. Berapa modal yang harus dikeluarkan dan apa yang dapat dilakukan untuk memulai bisnis properti? Artikel ini akan membahas langkah-langkah memulai bisnis properti tanpa kerugian. Bahkan Anda dapat memulainya (nyaris)  tanpa modal. Bisnis Properti kini bukan sekadar impian tapi juga kenyataan.

  • Makelar Properti

Sambil memperdalam pengetahuan Anda tentang bisnis properti, Anda dapat memulainya dengan menjadi makelar rumah. Lakukan riset bagaimana trend properti saat ini. Lalu, simak baik-baik rumah-rumah kosong di sekitar Anda, siapa tahu memang akan dijual. Jangan lupa browsing juga di internet untuk memperbanyak refrensi karena dunia properti cukup luas. Ada apartemen, tanah dan hal-hal lainnya yang dapat dijadikan peluang. Beranikan diri dan datangi pemiliknya lalu tawarkan diri Anda bahwa Anda siap menjadi prantara jika rumah itu dijual. Syukur-syukur jika pemilik rumah belum memasang iklan menjual rumah. Peluang Anda bertambah lagi bukan? Anda dapat menjualnya melalui internet, tanpa biaya sepeser pun. Jika proses jual beli rumah berjalan lancar dan akhirnya rumah itu terjual, biasanya Anda mendapatkan komisi sebesar 2,5% dari harga penjualan rumah.  Lumayan kan?

  • Buatlah Situs Online Jual Beli Properti

Dengan membuat situs online bisnis properti, cepat atau lambat pasti pembeli akan dating. Bahkan situs ini juga bisa menjadi wadah kumpulnya orang-orang dengan minat yang sama, yaitu properti. Jika biaya membuat web cukup mahal bagi Anda, tak usah khawatir Anda dapat membuat wadah online ini melalui blog yang gratis.

  • Menjadi Agen Properti

Agen properti sekarang ini tumbuh bak jamur di musim hujan, berbagai pilihan tersedia di depan mata Anda. Kelebihan menjadi anggota agen properti adalah:

  1. Anda akan mendapatkan info terkait aset properti yang dijual.
  2. Pembagian komisi pun diatur jelas dalam proses jual beli yang dilakukan agen properti. Jadi Anda tak perlu ketakutan tidak mendapat komisi.
  3. Agen properti memfasilitasi Anda dengan berbagai program training. Jadi saat terjun ke lapangan, Anda sudah memiliki bekal pengetahuan dan ketrampilan menjual aset properti.

Nah dari ketiga cara di atas, yang manakah yang Anda pilih untuk memulai bisnis properti? Apa pun pilihan Anda, sebaiknya Anda juga memahami hukum yang berlaku dan alur administrasi proses jual beli properti. Jangan sampai aset properti yang Anda jual bersengketa. Bisa-bisa bukannya untung eh malah tambah repot.

Bisnis properti merupakan bisnis yang mengandalkan kepercayaan. Jadi dalam melakukan bisnis ini kejujuran juga tak kalah penting lho. Misalnya Anda menjual apartemen yang sedang dibangun dan janji selesai pada bulan Desember. Jika dalam bulan Desember belum selesai, bukan tak mungkin si pembeli menarik uangnya dan batal membeli. Jadi pelajari dan pahami baik-baik aset properti yang akan Anda jual. Jangan sampai pembeli kecewa ya.

Jual beli aset properti bukanlah seperti menjual kacang goreng yang bisa laku kapan saja. Dalam menjalani bisnis properti, kepekaan sangat diperlukan. Kepekaan melihat situasi dan lokasi dibutuhkan dalam menjalani bisnis ini. Supaya dagangan Anda laku keras, pilihlah lokasi-lokasi yang strategis dan tidak rawan banjir. Nah untuk yang terakhir, dari semua tips di atas, Anda harus mampu membaca harga pasar dan menaksir harga aset yang akan Anda jual.