Listrik merupakan sebuah kebutuhan yang tidak bisa kita hindari. Bahkan bisa dibilang kehidupan manusia saat ini amat sangat bergantung dengan keberadaan listrik yang sebenarnya merupakan energi hasil bumi. Kebergantungan ini pada akhirnya akan mendukung kerusakan bumi. Di masa depan, energi yang dihasilkan bumi bisa tidak lagi seimbang dengan kebergantungan kuat yang lahir dari kebiasaan manusia. Atau secara sederhana kita bisa melihat  lingkup terkecil di hidup, dari sisi pengeluaran biaya untuk pemakaian listrik sehari-hari bisa menjadi membengkak jika memakai pola pikir kebergantungan yang tidak terbendung. Untuk itu ada baiknya mengetahui cara menghemat listrik yang tepat, selain menghemat pengeluaran kita juga bisa menjadi penjaga lingkungan yang baik.

Berikut beberapa tips penghematan listrik yang harus kita semua ketahui :

  1. Cabut Kabel Peralatan Elektronik yang Sedang Tidak Digunakan dari Saklar

            Kebergantungan yang tinggi manusia terhadap listrik dapat dilihat dari banyaknya saklar menghiasi ruang dimana manusia beraktivitas. Tidak jarang kita melihat saklar-saklar tersebut dipenuhi oleh kabel-kabel penghubung ke peralatan elektronik. Hal ini menjadi salah satu penyebab borosnya pemakaian listrik, karena walaupun peralatan elektroniknya tidak sedang digunakan, listrik tetap mengalir dari saklar ke kabel. Jangan heran jika tagihan listrik rumah sering membengkak apabila anda adalah salah satu tipe orang yang malas mencabut kabel pengisi daya smartphone anda dari saklar.

  1. Pilih Barang Elektronik Hemat Listrik

            Saat ini sudah banyak perusahaan barang elektronik yang mendukung penghematan listrik. Mulai dari lampu, televisi, kulkas, AC bahkan alat setrika. Barang-barang elektronik ini memiliki cara kerja yang membantu anda menghemat pemakaian listrik. Contohnya, TV LED yang jauh lebih hemat dari segi pemakaian listrik dibanding dengan TV tabung. Hal ini disebabkan oleh cara kerja meredupkan lampu LED di dalam TV sehingga lebih hemat listrik. Cahaya akan berkurang terangnya namun justru lebih adem dan nyaman di mata.

  1. Gunakan Sistem Pembayaran Listrik dengan Token Pulsa

            Menggunakan token pulsa sebagai alat pembayaran listrik, dengan pulsa anda bisa menentukan diawal berapa biaya maksimal pemakaian listrik yang anda kehendaki atau sanggupi. Dengan demikian, anda akan lebih memungkinkan untuk mengontrol pemakaian listrik sendiri.

  1. Hemat Pemakaian Lampu

            Pintar-pintarlah menggunakan lampu. Pada dasarnya lampu diciptakan sebagai alat penerang, akan tetapi seringkali saat ini manusia melupakan fungsinya. Banyak ditemukan lampu menyala di siang hari, padahal jika dilihat dari fungsinya lampu tidak maksimal berfungsi dalam keadaan terang atau masih terbantu sinar matahari. Biasakanlah untuk mematikan lampu saat bangun dari tidur, anda bisa mengandalkan sinar matahari untuk menerangi tempat tinggal atau lingkungan anda. Beberapa bangunan telah menyadari pentingnya penghematan lampu, sehingga di desain dengan unsur pencahyaan alami yang baik.

  1. Matikan Barang Elektronik Saat Tidur

            Bukan hal yang asing jika saat ini manusia mengandalkan alat elektronik untuk mengantar tidur. Bermain handphone, menyalakan TV, lagu dari radio atau laptop seringkali dijadikan usaha untuk memejamkan mata. Tanpa disadari, kebiasaan ini adalah faktor pendukung borosnya pemakaian listrik, karena begitu tertidur alat elektronik itu akan terus menghabiskan daya baterai dan anda harus mengisi kembali dayanya di pagi hari. Biasakanlah untuk mematikan barang-barang elektronik saat hendak beristirahat, selain membantu anda untuk mengehmat listrik, hal ini juga akan mendukung kesehatan tubuh anda.

Pada akhirnya, kunci dari cara menghemat listrik di atas membutuhkan sebuah kesadaran yang tinggi dan komitmen untuk melakukannya. Kita harus merubah kebiasaan dan kebergantungan yang sudah terbentuk demi mewujudkan penghematan pengualaran dan komitmen menjaga energi hasil bumi. Baca juga selengkapnya disini.